TpYiGfAoGfYiGUCpGSGoTUr8TA==

Seorang Janda Sebatang Kara Berjuang Mencari Keadilan di Lombok


Baiq Kusumadani (53) Warga Tanak Kaken,Kecamatan Sakra Barat,Kabupaten Lombok Timur terus mencari keadilan hukum yang sedang dihadapinya. Meskipun hanya sendiri tanpa ditemani sang suami,karena telah meninggal terlebih dahulu.‎

Mulai dari kasus sengketa lahan yang berujung ke pengadilan,akan tapi berhasil menang, namun kemenangan yang diperoleh di pengadilan tersebut tidak disambut senang, Pasalnya sertifikat lahan sudah terbit atas nama orang lain begitu menang perkara.

Sementara kasus dugaan penganiayaan yang menimpanya akhir tahun 2020 yang dilakukan oleh oknum temannya berperkara. Sehingga harus melaporkan ke aparat penegak hukum, akan tapi sampai dengan saat ini belum oknum pelaku belum ditindak sesuai aturan main yang ada, karena berbagai alasan dari pihak APH.

" Saya akan terus mencari keadilan hukum yang menimpa dirinya," kata Baiq Kus sambil sesekali mengusap matanya.

Dalam menghadapi berbagai kasus hukum yang menimpanya dilakukan dengan sendiri, tanpa adanya pendamping hukum atau penasehat hukum. Karena bagi dirinya yakin berada dipihak yang benar.‎

" Dari kasus berperkara di pengadilan sampai dengan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkannya ke APH dilakukan sendiri tanpa ada yang dampingi," ujarnya.

" Masihkah ada keadilan hukum bagi seorang janda seperti saya ini," kata Baiq dengan penuh berharap agar kasus yang dilaporkan ke APH segera tuntas.‎

Begitu juga, kata Baiq Kus,dirinya juga mendatangi kantor BPN Lotim untuk meminta untuk membatalkan sertifikat yang telah diterbitkan atasnama orang lain. Sedangkan dalam perkara di pengadilan dirinya menang.

Selain itu dirinya mencari keadilan dengan mendatangi Ketua DPRD Lotim di kantornya, guna membantu dirinya untuk mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi saat ini.

" Kami mendatangi Ketua dewan ini untuk minta bantuan karena tugas sebagai dewan membantunya sebagai rakyat yang memilihnya," katanya.

Ketua DPRD Lotim, Murnan saat dikonfirmasi mengaku memang benar ada warga Tanak Kaken mendatanginya guna menyampaikan masalahnya, tapi dirinya akan melakukan komunikasi mengenai masalah yang dibawa ibu tersebut.

" Saya belum faham dengan masalah yang dibawa ibu itu,makanya akan melakukan komunikasi dengan pihak terkait agar jelas masalahnya," katanya. (SR)

Komentar0

Berkomentar dengan mencantumkan link promosi otomatis kami hapus.

Type above and press Enter to search.