TpYiGfAoGfYiGUCpGSGoTUr8TA==

Waduh,Lapangan Tenis Indor Berubah Fungsi Jadi Lapangan Serbaguna

Lombok Timur-Lapangan tenis indor yang berada di komplek Gelanggang Olahraga (GOR) HL.Muslimin berubah menjadi Lapangan serbaguna. Pasalnya selain digunakan untuk olahraga tenis lapangan,justru digunakan untuk kegiatan lainnya.

Maka sangat menganggu para atlet yang memiliki jadwal untuk latihan di lapangan tenis indor tersebut,hal tentunya dikeluhkan para atlet tenis lapangan.

Begitu juga ada indikasi dari pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lotim lapangan tersebut dikomersilkan.

" Aneh kan bagaimana kita bisa mengukir prestasi lapangan tenis indor digunakan untuk kegiatan yang bukan peruntukkannya," kata sejumat atlet tenis di GOR HL.Muslimin,Sabtu (16|12).

Sementara informasi yang berhasil dihimpun kalau lapangan tenis indor digunakan kegiatan  Pound Rockout,warkout dengan bersurat ke Dispora Lotim,sehingga pihak dinas memberikan izin kepada pihak yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Kemudian pada sisi lainnya sudah ada warning dari Dispora Lotim untuk tidak memberikan lapangan tenis indor digunakan pada kegiatan lain diluar peruntukkannya,akan tapi justru dalam kenyataan seperti ini.‎

Bahkan berkembang isu kalau yang meminjam lapangan tenis indor tersebut memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu pejabat yang berpengaruh di lingkup Pemkab Lotim. Sehingga langsung direspon saat mengajukan permohonan penggunaan lapangan tenis indor tersebut.‎

" Apa gak ada tempat yang lain untuk mengadakan kegiatan Pound tersebut,padahal banyak tempat kenapa lapangan tenis indor yang digunakan," gerutu para atlet tenis lapangan.

Ditempat terpisah Kadispora Lotim, drg.Asrul Sani saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya panitia senam telah bersurat kepada kami untuk memanfaatkan lapangan tenis indor tersebut. Sehingga kami memberikan izin untuk menggunakannya,karena tidak rutin setiap hari melainkan hanya bersifat insedensil.

" Memang betul kami berikan izin karena kegiatannya tidak rutin," tegas Asrul Sani seraya mengatakan pada tahun 2024 mendatang setelah diberlakukan retribusi terhadap penggunaan fasilitas itu akan diperketat.(Rj).

Komentar0

Berkomentar dengan mencantumkan link promosi otomatis kami hapus.

Type above and press Enter to search.