Ilustrasi Detik-Detik Kapal ARK Shiloh Tenggelam Dihantam Gelombang di Perairan Banyuasin (foto: shutterstock.com)
Sumatra Selatan - Tenggelamnya kapal ARK Shiloh dikarenakan faktor cuaca dan gelombang tinggi hingga menghatam kapal dan menyebabkan kebocoran pada lambung kanan kapal. Akibatnya, kapal mengalami kemiringan.

Akibat kemiringan tersebut seluruh crew kapal mencoba untuk melakukan pompa buang air tersebut menggunakan alkon dan pompa.

Namun tidak dapat mengatasi kebocoran akibat derasnya volume air yang masuk ke kapal dan mengakibatkan kapal semakin miring ke kanan sekitar pukul 03.00 WIB.

Melihat kapal semakin miring seluruh kru kapal akhirnya mengambil tindakan untuk mengevakuasi 23 kru ke MV. STL MIRACLE.

Setelah mendapatkan informasi dari pemilik kapal yang mengatakan bahwa terjadi kebocoran pada ballast kanan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palembang menerjunkan satu tim untuk memberikan pertolongan di pemantauan.

Tim SAR yang berjumlah 5 orang berangkat menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dan pemantauan SAR serta berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan yang berada di lokasi Seperti TNI/Polri, Pemda setempat, bahkan Pihak Medis serta Unsur SAR lainnya.

“Untuk sementara berdasarkan informasi yang kami dapat bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun untuk perkembanganannya akan kami informasikan kembali,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang, Heri Marantika seperti dikutip dari inewsSumsel.id.

“Untuk sementara berdasarkan informasi yang kami dapat bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun untuk perkembanganannya akan kami informasikan kembali,” pungkas Hery dikutip dari okezone.com. (eportal