Pertandingan Sepak Bola di Lotim Berujung Ribut ‎

LOMBOK TIMUR-Keributan antara dua kesebelasan sepak bola di Tanjung Luar,Kecamatan Keruak,Kabupaten Lombok Timur berujung terjadinya keributan dan Tawuran antar supporter di Lapangan Tanjung Luar,Jumat sore (22|7) sekitar pukul 17.00 wita.

Sementara kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian guna mencari solusi penyelesaian atas persoalan tersebut agar tidak menjadi besar. 

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan kasus keributan dua supporter bola tersebut bermula ketika berlangsung pertandingan sepak bola antara kesebelasan dari Desa Pulau Maringkik vs kesebelasan Desa Tanjung Luar.

Dalam pertandingan tersebut terjadi pelanggaran salah seorang pemain dari kesebelahan Desa Pulau Maringkik dengan kesebelasan dari Desa Tanjung Luar. Sehingga menyebabkan terjadi saling adu mulut diantara keduanya.

Kemudian melihat itu salah seorang supporter dari Desa Tanjung Luar datang menghampiri dengan tujuan untuk melerai keduanya.‎ Tapi pada saat itu secara tiba-tiba datang pemain lainnya dari arah belakang dengan langsung melayangkan pukulan tangan kosongnya ke arah bagian mata supporter dari Desa Tanjung Luar,akan tapi dilerai langsung oleh wasit.

Sementara melihat kejadian itu membuat supporter yang sedang asyik menyaksikan pertandingan bangun dengan melakukan pengejaran terhadap pemain dari Pulau Maringkik.Bahkan supporter kesebelasan Tanjung Luar sempat melakukan pemukulan terhadap pemain kesebelasan Pulau Maringkik sebelum berhasil mengamankan diri ke wilayah kampung Koko ‎
Tidak sampai disitu,puluhan masyarakat Desa Pulau Maringkik mendatangi Desa Tanjung Luar mendengar adanya warga yang dipukul saat pertandingan sepak bola tersebut.Dengan tujuan untuk melakukan aksi balas dendam,akan tapi untung aparat kepolisian cepat sigap dengan berusaha melerai kedua belah pihak.

Sementara itu pihak kepolisian langsung mengumpulkan pemerintahan dua desa tersebut,termasuk para tokoh-tokoh untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak menjadi besar,termasuk meminta kedua belah pihak menahan emosi untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kapolsek Keruak melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan ada keributan dalam pertandingan sepak bola  dua kesebelasan di lapangan Tanjung Luar.

" Kita sudah terima laporan dan kasusnya diselesaikan pihak Polsek Keruak," tandasnya.(SR).

0 Komentar

Posting Komentar