Dok. Google

Lombok Tengah - Kasus penyakit cacar monyet yang ditemukan di Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah masih dalam kondisi suspek


Kepala Bidang P3KL Putrawangsa menjelaskan bahwa, pasien kasus cacar monyet yan ditemukan masih suspek, hal itu dikarenakan masih belum ada hasil pemeriksaan dari dokter


"Masih suspek, karena belum ada hasil pemeriksaan," ungkapnya Selasa (7|11)


Pihaknya sudah melakukan pengawasan terhadap kasus suspek yang ada di wilayah Labulia itu pada hari Minggu kemarin (5|11)


Untuk langkah sendiri dari dinas terkait sudah melakukan langkah inspeksi, wawancara, amunises, melihat pasien dan melakukan observasi terhadap pasien pengidap penyakit cacar monyet


"Untuk menjaga, kami meminta petugas untuk menggunakan APD," jelasnya


Dari hasil inspeksi yang dilakukan, ternyata pasien sebelumnya sudah memeriksa penyakit yag di idapnya ke rumah sakit Gerung, Lombok Barat dan dianjurkan oleh dokter untuk melakukan pemeriksaan ke RSUP, namun pasien menolak


Akhirnya pasien melakukan pemeriksaan kembali ke puskesmas Ubung dan diberikan vitamin serta diminta untuk istirahat dirumah


"Gejala pasien mendapatkan penyakit Cacar monyet pada tanggal (30|10) bulan lalu," ungkapnya


Adapun gejala awal yang dirasakan oleh pasien pengidap penyakit cacar monyet seperti sakit kepala, demam lebih dari 38 derajat, pembesaran kelenjar getah being, nyeri otot, sakit punggung, keluhan tubuh, lesi atau ada bintik-bintik merah di badan untuk segera melakukan pemeriksaan


"Sementara untuk saat ini kami minta pasien tetap dirumah selama 14 hari dan tetap dilakukan pemantauan oleh petugas," tutupnya (Riki)