Kepala sekolah SMKN 1 Keruak Muhamad Royani Jauhari 
RNETnews.com,Lombok Timur - Lulusan SMKN 1 Keruak Kabupaten Lombok Timur menjadi sorotan banyak orang tua, bagaimana tidak, lulusan SMKN 1 Keruak banyak yang diserap di dunia industri baik di dalam negeri maupun luar negeri.


Kepala sekolah SMKN 1 Keruak Muhamad Royani Jauhari mengatakan, dengan kebutuhan yang di inginkan dunia industri dalam bidang kelautan, membuat dirinya dan khususnya sekolah, akan terus berupaya untuk memenuhi permintaan yang ada.

"Tahun kemarin anak - anak kita yang diambil oleh industri perikanan, sebanyak 13 siswa, kita berharap tahun ini 50 siswa dapat bekerja disana,"ujarnya.

Keinginan dirinya ingin menambah kuoat ini sesuai dengan peminat siswa yang kian bertambah, hal ini diketahui berdasarkan minat siswa mengambil jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan( NKPI). 

"Peluang jurusan ini juga sangat besar, tinggal kita yang akan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM),"ujarnya.

Ia mengatakan, pada saat ini jepang membutuhkan tenaga yang banyak dalam bidang NKPI, untuk itu pihak sekolah akan terus meningkatkan kemampuan siswa agar bisa terserap semuanya.

Untuk memenuhi permintaan itu sambungnya, pihak sekolah akan memberikan pelatihan yang khusus. "Untuk seleksi siswa yang akan magang ke jepang dalam waktu dekat akan datang untuk melakukan seleksi, karena itu sekolah akan menyiapkan fisik anak, kesehatan, disiplin dan kompetensi,"paparnya.

Karena lanjutya, bagi siswa yang dinyatakan lulus oleh perusahaan, siswa Siswa akan diberikan magang selama tiga tahun, dan bisa diperpanjang dua tahun lagi. " Kalau bagus ditambah 2 tahun, kalau itu lulus, maka dia bisa bekerja selama - lamanya,"katanya.

Sementara itu , Humas SMKN 1 Keruak  hendra Trisandi menambahkan, agar lulusan smkn 1 keruak banyak terserap, Sebanyak 3 perusahaan teman kita bekerja sama. Akan tetapi kita selalu kekurangan. Sehingga kita akan siapkan siswa dengan matang sehingga semua anak anak lulus.

Bahkan katanya, Kita sekarang akan meminta kepada alumni ini untuk mememberikan pembelajaran bahasa, sehingga anak anak yang akan berangkat tidak kesulitan, karena kita sering terkendala bahasa.

"Kalau kita bekerja sama dengan alumni SMKN 1 Keruak yang sudah bekerja di dunia industri, maka tentunya akan memudahkan kita, karena dia akan memberikan pembelajaran sesuai yang dibutuhkan disana,"ungkapnya.(wn)