70 hektare masih Terendam air hujan. Photo: RA

Lombok Tengah, RNETnews  - Curah hujan yang tinggi sejak Hari Jumat lalu mengakibatkan puluhan lahan pertanian di Desa Tumpak Kecamatan Pujut masih terendam

Kepala Desa Tumpak Sadi mengatakan bahwa, dari 400 hektare lahan yang ada di desa Tumpak, 70 hektare masih terendam air hujan


Itu mengakibatkan padi yang masuk 2 bulan di pastikan gagal tanam


"Itu akibat curah hujan tinggi, dan dipastikan akan gagal tanam," katanya Kamis (29|12)


Selain itu, terendamnya lahan tersebut juga disebabkan karena luapan air sungai dari Desa Pengembur, Desa Kerama Jati dan Desa Kateng


Sementara itu, Luapan air juga juga disebabkan akibat jembatan penghubung Desa Tumpak dengan Desa Mekar Sari terlalu kecil. Sehingga mengakibatkan air sungai melupa naik


"Bukan hanya sawah saja yang terendam, tapi juga jalan di sana," jelasnya


Pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada dinas terkait seperti Dinas BPBD, Dinas Pertanian dan Dinas PUPR


"Kamu berharap agar dinas dapat memberikan bantuan berupa bibit padi kepada warga kami yang terendam lahannya," pungkasnya (RA)