LOMBOK BARAT - Kasatgaswil NTB Densus 88 Antiteror, Kombes Pol Lili Warli, S.I.K., M.H., memberikan pembekalan terkait potensi terorisme kepada pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran Polres Lombok Barat. di Ruang Vicon Polres Lombok Barat, Rabu (22/4) . 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap, S.I.K.,  Wakapolres Kompol I Kadek Metria, S.H., M.H., para PJU, kapolsek jajaran, serta kanit reskrim, kanit intel, dan kanit binmas polsek jajaran.

 Kapolres Lombok Barat Yasmar Harahap dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Densus 88 AT. Ia menjelaskan wilayah hukum Polres Lombok Barat mencakup 7 kecamatan dan 8 polsek. Hingga saat ini, tidak ada anggota Polres Lombok Barat yang terindikasi terpapar radikalisme. Secara umum, situasi kamtibmas wilayah hukum Polres Lombok Barat terpantau aman dan kondusif.

Untuk mengantisipasi penyebaran radikalisme, pihaknya telah mengambil langkah dengan tidak merangkap tugas Bhabinkamtibmas, intel melaksanakan deteksi dini dan pemetaan potensi, pengawasan orang yang masuk melalui Pelabuhan Lembar, serta pengawasan terhadap narapidana terorisme yang kembali ke masyarakat. 

" belum ada anggota Polres Lobar yang terpapar terorisme, " Debutnya. 

Sementara itu, Kasatgaswil NTB Kombes Pol Lili Warli dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Polres Lobar, atas kerjasama dalam melakukan penanganan teroriame.

" Perkembangan terorisme di Indonesia dengan kelompok besar seperti Ansharut Daulah yang terafiliasi ISIS dan berpotensi besar di NTB, Negara Islam Indonesia yang sel-selnya masih hidup, serta Jamaah Islamiyah yang meski sudah dibubarkan tetapi pahamnya masih melekat pada anggota, " Sebutnya