Sepeda motor pelaku yang diamuk massa. Photo: Rj
LOMBOK TIMUR-Dua orang pencopet asal Desa Setungkap Lingsar kecamatan Keruak,Kabupaten Lombok Timur yakni Roy dan Danil diamuk massa saat melakukan aksi penjambretan Hand Phone (HP) pelajar  SD di desa Jero Gunung Kecamatan Sakra Barat,Kamis malam (9/5) sekitar pukul 22.00 Wita.


Selain itu motor pelaku juga dirusak massa,namun untung pelaku berhasil dibawa petugas dari amukan massa guna menghindari aksi main hakim sendiri.


Sementara yang menjadi korban penjambretan anak masih sekolah pelajar SD saat sedang jalan hendak pergi membeli es krim bersama teman-temannya yang tidak jauh dari rumahnya.


Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa awal kejadian korban yang sedang berjalan bersama temannya hendak pergi membeli es di toko yang tidak jauh dari rumahnya dengan berjalan kaki.


Kemudian dari arah belakang datang pelaku dengan menggunakan sepeda motor berboncengan kemudian merampas HP milik korban,tapi korban sempat menarik baju pelaku sehingga membuat pelaku melempar HP yang dirampas dari tangan korban.


Setelah itu korban tetap menarik baju pelaku sampai terjatuh,tapi meski sudah terjatuh korban menarik lagi sarung yang melilit di leher pelaku sambil berteriak meminta tolong. 


Wargapun mendengar teriakan dengan membantu mengejar pelaku meski pelaku melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor yang kemudian menjadi sasaran kemarahan warga dengan merusak  sepeda motor pelaku.


Setelah itu tidak berapa lama pelakupun dapat ditangkap warga dan sempat diamuk massa sebelum akhirnya di evakuasi pihak kepolisian dengan mengamankan pelaku dan membawa ke kantor polisi bersama barang bukti.


Kapolsek Sakra Barat melalui Kasi Humas Polres Lotim,Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah terima laporan mengenai kasus penjambretan yang terjadi di wilayah Sakra Barat.


" Pelaku sudah diamankan petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,"tegasnya