Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri (berbaju putih), dan Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat. Photo: Riki
Lombok Tengah- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan menggelar aksi bela Palestina dan penggalangan dana yang akan dilaksanakan pada Minggu (19|11) di Lapangan Tastura 


Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyampaikan, agenda tersebut murni sebagai rasa solidaritas atas warga Palestina dan juga sebagai rasa kemanusiaan


Aksi tersebut nantinya juga akan diisi dengan kegiatan doa bersama dan pengumpulan donasi. Untuk itu, Pathul menghimbau agar dalam pelaksanaan tersebut tidak ada atribut apapun termasuk atribut partai 


Nantinya, kegiatan tersebut akan diikuti oleh ribuan orang yang terdiri dari unsur ASN dan PNS sekitar 12 ribu orang, unsur unsur aparatur desa sekitar 800 orang, badan keamanan desa dan kelurahan sekitar 3000 orang, badan permusyawaratan desa atau BPD sekitar 2000 orang dan kader posyandu sekitar 9000 orang dan pihak lainnya.


"Nanti ada acara penyampaian deklarasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB yang teknisnya telah kita atur dibelakangnya berdiri rekan-rekan dari agama lain. Itu murni bukan hanya berbicara tentang agama tapi kemanusiaan," ucapnya saat konfrensi pers Jumat (17|11)


Sementara, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat mengatakan pihaknya akan menurunkan 500 lebih personel untuk penjagaan keamanan dan ketertiban dan akan melakukan rekayasa arus lalu lintas.


"Tidak ada tendesi politik di hari minggu, murni kemanusiaan dan dihadiri oleh forum umat kerukunan beragama seperti ulama dan pendeta untuk melakukan doa bersama," kata Iwan. 


Iwan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang kontra produktif seperti pembakaran bendera israel, karena dapat mempengaruhi kondusifitas aksi yang digelar.


Dirinya juga mengajak kepada masyarakat yang hendak mengikuti acara tersebut untuk berdonasi seikhlasnya, dirinya juga berharap dengan adanya kegiatan ini Lombok Tengah diberkahi dan dapat aman dan kondusif hingga akhir pemilu 2024.


"Karena melibatkan banyak masa, kami sampaikan dan telah kami diskusikan dengan bupati, kita sama-sama menjaga kondusifitas," pungkasnya. (Riki)