Lombok Tengah— Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mendorong Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani tidak hanya fokus meningkatkan kinerja keuangan, tetapi juga memperluas akses pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengatakan peningkatan kinerja perusahaan daerah tetap harus memberikan manfaat langsung bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Salah satu bentuk kontribusi PDAM kepada daerah diharapkan dapat diwujudkan melalui dividen. Namun, di sisi lain, peningkatan cakupan pelayanan air bersih menjadi pekerjaan penting yang harus terus dikejar.
“Sumbangsih kepada pemerintah daerah dalam bentuk dividen,” kata Pathul.
Meski kinerja keuangan PDAM menunjukkan perbaikan, tantangan dari sisi cakupan pelayanan masih cukup besar. Saat ini, layanan PDAM baru menjangkau sekitar 16 persen penduduk Lombok Tengah, dengan jumlah pelanggan berkisar 53.000 hingga 54.000 pelanggan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. PDAM diminta tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memastikan semakin banyak masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.
“Catatan kami tentu memperbanyak sambungan rumah dengan memberikan pelayanan yang terbaik, kualitas dan kuantitas,” ujar Pathul.
Menurutnya, penambahan sambungan rumah harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses jaringan air bersih, tetapi juga memperoleh pasokan dengan kualitas dan kuantitas yang memadai.
Pemkab Siapkan SPAM Cerorong-Danau Biru.
Untuk memperkuat sistem penyediaan air minum, Pemkab Lombok Tengah juga menyiapkan pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru.
Saat ini, pemerintah daerah tengah mempersiapkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan reservoir dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) sebagai bagian penting dari sistem penyediaan air tersebut.
Pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru diharapkan mampu memperkuat pasokan air bersih di sejumlah wilayah yang selama ini membutuhkan peningkatan pelayanan, khususnya Pringgarata, Jonggat hingga Praya Barat.
Setelah kebutuhan air di wilayah barat dapat terpenuhi, pemerintah menargetkan jaringan distribusi secara bertahap dapat diperluas menuju wilayah timur hingga kawasan selatan Lombok Tengah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan pemerataan pelayanan air bersih sekaligus mendukung pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Lombok Tengah.
Dengan demikian, keberhasilan PDAM tidak hanya diukur dari kemampuan menghasilkan keuntungan dan memberikan dividen kepada daerah, tetapi juga dari seberapa luas masyarakat dapat menikmati layanan air bersih yang berkualitas.
Pemerintah daerah berharap penguatan infrastruktur air minum melalui pembangunan SPAM dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan cakupan pelayanan PDAM di Lombok Tengah.
PDAM Lombok Tengah, PDAM Tirta Ardhia Rinjani, Lalu Pathul Bahri, Pemkab Lombok Tengah, air bersih Lombok Tengah, SPAM Cerorong Danau Biru, SPAM Lombok Tengah, pelayanan air bersih, Perumda Air Minum, Pringgarata, Jonggat, Praya Barat, Lombok Tengah, NTB, pembangunan reservoir, Instalasi Pengolahan Air, IPA, sambungan rumah, dividen PDAM, infrastruktur air bersih,

0Komentar
Berkomentar dengan mencantumkan link promosi otomatis kami hapus.