LOMBOK TIMUR-Wakil Ketua DPRD Lombok Timur M.Waes Al Qorni menghadiri konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2027 di kantor Bupati Lotim,Kamis (11/1).

Konsultasi publik itu di pimpin Bupati Lotim H.Haerul Warisin dengan didampingi Sekda Lotim HM.Juaini Taufik dengan di hadiri sejumlah OPD lingkup Pemkab Lotim.

Dalam penyampaiannya Bupati Lotim menegaskN mengenai berbagai persoalan penting di Lotim yang menjadi perhatiannya.Seperti halnya masalah Kabupaten Lombok Timur masih berada di urutan ketujuh dari 10 kabupaten dan kota se Nusa Tenggara Barat mengenai posisi indek pembangunan manusia (IPM) sehingga ini tentunya terus ditingkatkan untuk menempati posisi urutan ke enam.

" Kita masih berada di urutan ke tujuh IPM di NTB," tegas Bupati Lotim H.Haerul Warisin.

Menurutnya meski peringkat ketujuh IPM akan tapi tetap disyukuri dengan tidak berkecil hati karena jumlah penduduk Lotim  jauh lebih besar dibanding daerah lainnya di NTB.

Selain itu  indikator makro Indeks IPM Lotim Tahun 2025 sebesar 72,35 persen, naik 0,87 poin dari tahun sebelumnya.  Sementara usia harapan hidup 72,29 tahun.

Begitu juga harapan lama sekolah 14,08 persen dengan rata-rata lama sekolah 7,71 tahun. Pengeluaran  perkapita menyentuh angka Rp 10,851 juta per tahun.

" Ini tergolong bagus dan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun," ujarnya.