Laskar Sasak Gelar Konsolidasi Lombok Mercusuar, Siapkan Diri Hadapi Pemilu 2024. Photo: Istimewa. 
Mataram, - Laskar Sasak, sebuah organisasi yang bergerak di bidang pelestarian budaya dan keamanan di Pulau Lombok, menggelar acara konsolidasi yang bertajuk Lombok Mercusuar pada hari Senin, 16 Oktober 2023. Acara ini berlangsung di Taman Budaya Provinsi Nusa Tenggara Barat dan dihadiri oleh tokoh adat dan budaya dari berbagai daerah, seperti Jawa, Bali, Sumbawa, Bima, dan Dompu.


Salah satu tokoh yang hadir dalam acara ini adalah Dewan Pembina Laskar Sasak, Ir. Wahyudi Adisiswanto, yang saat ini menjabat sebagai Pj Bupati Deli Daerah Istimewa Namro Aceh Darussallam. Beliau menyampaikan bahwa Pulau Lombok memiliki potensi untuk menjadi mercusuar budaya dunia, karena memiliki nilai-nilai luhur yang bersumber dari ajaran Islam.


"Saya bukan orang asing lagi kalau di Lombok, saya selalu ingat ada tiga ajaran suku sasak, hubungan kasih sayang kepada Tuhan, Manusia dan lingkungan," ujar beliau.


Beliau juga menyinggung tentang pertarungan ideologi dunia antara komunisme dan kapitalisme, yang sering menimbulkan konflik dan kekerasan. Menurut beliau, kedua ideologi ini tidak akan pernah habis sampai hari kiamat, tetapi hanya takut dengan Islam, yang merupakan rahmat bagi seluruh alam.


"Dua ideologi besar ini tidak akan habis sampai hari kiamat akan tetapi dua ideologi hanya takut dengan Islam karena Islam merupakan Rahmatan Lil Aalamien. Dan saya temukan di Suku Sasak dan Kenapa Lombok Mercusuar karena memiliki nilai nilai luhur terdapat di daerah ini," jelas beliau.


Ketua DPP Laskar Sasak, Lalu M Ali Sadikin, yang lebih dikenal dengan sapaan Miq Denta, mengatakan bahwa kegiatan konsolidasi ini bertujuan untuk memperkuat keamanan di NTB menjelang Pemilu 2024. Ia juga menyebutkan bahwa Lombok Mercusuar adalah salah satu program yang telah berjalan sejak tahun 2016, dengan harapan agar Lombok menjadi contoh bagi dunia dalam hal pembangunan berbasis budaya.


"Kita ingin menyampaikan dan menyebarkan bahwa begitu berharganya sasak ini sehingga di lombok ini akan dibangun Global Harmonized System (GHS)," ungkapnya.


Miq Denta juga menyatakan bahwa Laskar Sasak tetap bersikap netral dalam politik, meskipun ada beberapa anggotanya yang mencalonkan diri sebagai legislatif dari berbagai partai politik. Ia mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung mereka dan sudah bergerak di daerah masing-masing.


"Akan tetapi, apabila ada dari anggota laskar sasak yang turut bertarung dalam koncah politik atau mencalonkan diri diberbagai partai politik kita akan sama sama mendukung mereka dan sudah bergerak didaerah masing masing, terkait dengan politik Nasional nanti kita akan menentukan sikap," tutupnya. (red.)