Staf RS Mandalika saat menunjukkan piagam penghargaan dari Kemenristekdikti. Photo: Istimewa. 
Mataram, - Rumah Sakit Mandalika Provinsi NTB berhasil meraih penghargaan Wajah Bahasa dan Tata Naskah Dinas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan melalui Kantor Bahasa Provinsi NTB sebagai bentuk apresiasi atas pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing di ruang publik dan surat dinas.


Penghargaan ini diberikan dalam acara Lomba Wajah Bahasa Lembaga se-Provinsi NTB yang diikuti oleh 45 lembaga nominasi terbina dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat. Acara ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang telah dilakukan sejak awal tahun 2023 oleh Kantor Bahasa Provinsi NTB.


Kepala Kantor Bahasa, Dr. Puji Retno Hardiningtyas, mengatakan bahwa penilaian lomba ini dilakukan berdasarkan dokumentasi kantor bahasa tentang penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik dan tata naskah dinas di masing-masing lembaga. Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya telah dilakukan sosialisasi, pengayaan, dan evaluasi tentang hal tersebut.


"Kami selalu mendorong lembaga pemerintah untuk mengutamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing. Rangkaian pendampingan mulai dari sosialisasi, pengayaan, hingga evaluasi telah dilakukan," jelas Dr. Retno.


Dr. Retno juga menjelaskan bahwa sebelumnya juga telah melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Gubernur NTB untuk mengutamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing bersama 200 peserta dari berbagai lembaga yang turut dihadiri kepala Pusat bahasa dan sastra serta.


"Penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik dan tata naskah dinas, berupa dokumentasi kantor bahasa sehingga kami dapat menyimpulkan dan mengumumkan 15 lembaga yang layak kami berikan apresiasi," jelas Retno.


Salah satu lembaga yang meraih apresiasi tersebut adalah Rumah Sakit Mandalika Provinsi NTB. RS Mandalika merupakan satu-satunya rumah sakit di NTB yang meraih penghargaan ini. RS Mandalika dinilai berhasil menerapkan bahasa Indonesia yang benar dan baik di ruang-ruang publik dan tata naskah dinas.


Direktur RS Mandalika Provinsi NTB dr. Oxy Tjahjo Wahjuni, SP.EM yang diwakili Kabag Tata Usaha Anugrah Fajar Fahrurazie, S.IP, M.Si mengucapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih. Ia mengatakan bahwa RS Mandalika memiliki komitmen untuk mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.


"Aspek yang dinilai antara lain penggunaan bahasa di ruang-ruang publik dan tata naskah dinas mulai dari surat menyurat, pengumuman, hingga SK dan nota dinas kedinasan yang kami gunakan sehari-hari," terang Fajar yang juga Wakil Ketua Persatuan Humas Rumah Sakit Indonesia (Perhumasri) wilayah NTB tersebut.


RS Mandalika turut menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih karena ditengah keterbatasan dan baru dua tahun beroperasi, RS Mandalika mampu meraih prestasi.


 "Mewakili Pimpinan menyampaikan alhamdulillah. Berkat komitmen pimpinan dan seluruh Civitas Mandalika Hospital, ikhtiar menerapkan Bahasa Indonesia yang benar dan baik kita jadi satu-satunya instansi rumah sakit yang meraih apresiasi ini. Penghargaan ini diraih bersama, meski rumah sakit baru. InsyaAllah RS Mandalika akan terpadu untuk lebih baik lagi," tutup Kabag TU. (red.)