Petugas Kepolisian saat melakukan peninjauan di lokasi kejadian bocah digigit anjing.
Lombok Tengah, RNETnews.com- Nasib naas menimpa seorang bocah inisal AI (7) asal Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang tewas akibat digigit anjing liar. 


Bocah itu tewas usai digigit pada bagian lehernya di area persawahan milik warga di Dusun Burhana, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah pada hari Minggu 24 September 2023.


Samsul Hadi (35) salah satu warga yang melihat usai kejadian tersebut menjelaskan bahwa, kejadian itu bermula pada saat korban sedang mencari buah Kenamplokan (Cipulukan red Sasak) dengan dua rekannya. 


"Dia datang bertiga awalnya. Tapi pas saya lihat kok dua temannya itu lari. Nah, pas ke sana (TKP) anak itu sudah terkapar bersimbah darah," katanya, Senin (25|9) siang di Sukarara. 


Lebih jauh Samsul menjelaskan, sebelum dia menghampiri korban, dia sempat melihat korban sedang diseret sambil digigit. Namun setelah dia tiba di TKP, korban sudah lepas dari gigitan. 


Dia juga sempat melihat jumlah anjing di lokasi kejadian saat itu sebanyak 2 ekor. 


"Pas saya lari ke sana (lokasi) langsung dilepas. Anjing itu lari ke arah timur. Dua ekor banyaknya, warna merah dan putih," ujar Samsul. 


Menurut Samsul, korban saat ditemukan sudah dalam kondisi lemas dan bersimbah darah. Selain itu, korban juga sempat dibawa ke Klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan. 


"Tetapi pas saya liat di lokasi aja sudah meninggal. Karena yang digigit itu bagian lehernya" ungkapnya. 


Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sukarara Bripka Lalu Wiraning Subakti mengatakan, pasca kejadian tersebut kondisi di tengah-tengah masyarakat saat ini sangat diresahkan. 


Dia mengaku saat itu situasi di lokasi kejadian sempat mengundang keramaian. 


"Saya dapat laporan dari Kadus, setelah saya tiba di TKP warga sudah ribut bahwa ada anak yang sudah digigit anjing," katanya. 


Bahkan kata dia, sejak kejadian itu warga langsung mencari keberadaan dari anjing yang diduga menggigit korban. Dia pastikan juga bahwa anjing tersebut merupakan anjing liar atau bukan peliharaan warga. 


"Dari identifikasi warga ini anjing liar. Tadi malam juga anjing ini sempat ditebas sama warga pakai parang, tapi tidak kena," imbuhnya. 


Disebutkan juga, korban saat ini telah di makamkan di kediamannya, yakni di Desa Kuta, Kecamatan Pujut pada pukul 07:30 WITA. 


Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Lombok Tengah serta pihak Kedokteran Hewan untuk melakukan upaya selanjutnya. 


"Supaya kita tau apakah anjing ini terkena rabies atau gimana kan nanti," pungkasnya. (Riki)