Bank Indonesia (BI) menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Photo: Istinewa
Mataram, RNETnews.com - Bank Indonesia (BI) menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 14-20 Agustus 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat terkait transaksi keuangan digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

QRIS adalah inovasi yang menjadi game changer transaksi keuangan digital yang diluncurkan oleh BI pada 17 Agustus 2019.

PQN di NTB mengangkat tema “Wujudkan Semangat 45! QRISnya Satu, Menangnya Banyak!” Secara umum, beberapa kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi dan edukasi QRIS kepada pelajar, mahasiswa dan pelaku usaha, on boarding user QRIS, on boarding merchant QRIS, dan aneka perlombaan.

Deputi Kepala Perwakilan BI NTB Akmaluddin Suangkupon mengatakan bahwa Jalan Sehat QRIS ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi dan edukasi QRIS kepada masyarakat luas. "Kami ingin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital yang mudah dan efisien. Dengan QRIS, masyarakat tidak perlu membawa uang tunai atau kartu debit/kredit saat bertransaksi. Cukup dengan memindai kode QR di smartphone, transaksi dapat dilakukan dengan cepat dan aman," ujarnya. Senin (21/08/2023) usai diselenggarakannya jalan sehat di Jl. Udayana Mataram.

Jalan Sehat QRIS diikuti oleh lebih dari 1000 peserta yang menggunakan QRIS sebagai kanal pembayaran saat melakukan registrasi. Selain itu, juga tersedia bazaar UMKM dan hiburan QRIS dengan booth edukasi, games dan photobooth 360 yang dapat dikunjungi serta merasakan user experience QRIS. Dalam pelaksanaan user experience, BI turut bekerja sama dengan Yayasan Peduli Anak dan seluruh dana yang terkumpul dari hasil registrasi Jalan Sehat QRIS, pendaftaran lomba serta rangkaian kegiatan user experience lainnya akan langsung masuk ke rekening Yayasan Peduli Anak. Adapun total donasi yang terkumpul selama pelaksanaan PQN adalah Rp 25.404.933,-

Suangkupon juga menyampaikan bahwa kerjasama dengan Yayasan Peduli Anak merupakan bentuk tanggung jawab sosial BI dalam membantu anak-anak yang membutuhkan. "Kami berharap dengan adanya donasi ini, Yayasan Peduli Anak dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anak-anak yang menjadi binaannya. Kami juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah berdonasi melalui QRIS," katanya.

Saat ini, penggunaan QRIS terus meningkat seiring tumbuhnya kesadaran dan kebutuhan masyarakat. Per Juni 2023, jumlah pengguna QRIS di Provinsi NTB telah mencapai 293.823 pengguna dengan total volume transaksi mencapai 2.880.089 kali dan nominal transaksi mencapai Rp 329,57 miliar. Dari sisi merchant, saat ini sudah terdapat 238.753 merchant yang tersebar di seluruh NTB. Kota Mataram sendiri merupakan wilayah dengan jumlah merchant terbanyak dengan total merchant QRIS sebanyak 70.891 merchant.

Suangkupon menambahkan bahwa BI terus berupaya untuk mendorong para pelaku usaha untuk mendaftarkan diri menjadi merchant QRIS sehingga dapat merasakan manfaat dari mudah dan efisiennya pembayaran digital. "Kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah, perbankan, PJP non bank, dan pihak lainnya untuk mengajak para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital. Dengan QRIS, para pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan omzet, dan menghemat biaya transaksi," ujarnya.

BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia baru saja meluncurkan QRIS TUNTAS pada 17 Agustus 2023 lalu bertepatan dengan HUT ke-78 Republik Indonesia. Fitur QRIS TUNTAS memungkinkan pengguna untuk dapat melakukan transfer dana antarpengguna QRIS, serta tarik tunai, dan setor tunai di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) / Cash Deposit Machine (CDM) atau agen QRIS TUNTAS. Implementasi QRIS TUNTAS bagi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang telah siap untuk mengembangkan fitur dimaksud dilakukan secepat-cepatnya 1 September 2023 dan selambat-lambatnya 30 November 2023.

Suangkupon menjelaskan bahwa QRIS TUNTAS merupakan pengembangan dari QRIS yang memberikan kemudahan dan keuntungan lebih bagi pengguna. "Dengan QRIS TUNTAS, pengguna tidak hanya dapat melakukan pembayaran di merchant QRIS, tetapi juga dapat melakukan transfer dana antarpengguna QRIS tanpa biaya admin. Selain itu, pengguna juga dapat melakukan tarik tunai dan setor tunai di ATM/CDM atau agen QRIS TUNTAS tanpa perlu membawa kartu ATM. Ini adalah terobosan yang sangat inovatif dan revolusioner dalam sistem pembayaran digital di Indonesia," katanya.

Melalui momentum ini BI berharap masyarakat dapat memahami ragam keunggulan transaksi keuangan digital yang semakin memudahkan, efisien, aman dan handal. Dengan menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital, masyarakat dapat menikmati berbagai manfaat, seperti kemudahan dalam bertransaksi, hemat biaya, dan mendukung inklusi keuangan. BI juga mengajak seluruh stakeholder terkait untuk terus berkolaborasi dalam mendorong pengembangan dan pemanfaatan QRIS di Indonesia.

Jalan Sehat QRIS yang diselenggarakan di Taman Sangkareang, Kota Mataram. Kegiatan ini sekaligus memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-78 dan HUT Kota Mataram ke-30. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, seperti Anggota Komisi XI DPR RI Dra. Hj. Wartiah, Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos., MH, Wakil Walikota Mataram TGH. Mujiburrahman, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB, Direktur Utama PT Bank NTB Syariah, Pimpinan Perbankan, dan Founder Yayasan Peduli Anak. (red.)