Siswa baru yang sedang menerima arahan dari pihak sekolah. Photo: Istimewa

RNETnews.com,Selong - Minat masyarakat untuk menjadikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sakra untuk melanjutkan jenjang sekolah terbilang cukup tinggi. 

Meningkatnya minat masyarakat terhadap SMKN 1 Sakra itu terlihat dari meningkatnya pendaftar calon siswa pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini pada 7 kompetensi keahlian (KK) yang ada di SMKN 1 Sakra. 

Bahkan ditegaskan oleh Kepala SMKN 1 Sakra, Ahmad Suhamka, SP jika dibandingkan dengan jumlah siswa yang masuk pada PPDB tahun lalu, pada tahun ini alami peningkatan hingga 46 persen. 

"Memang kalau dibandingkan dengan tahun lalu, karena tahun lalu jumlah siswa yang kita terima hanya 225 sedangkan tahun ini 330 siswa. Itu artinya ada lonjakan 46 persen," katanya. Kamis (13/07/2023). 

Masih kata dia, berdasarkan data yang ada. Antusiasme masyarakat paling signifikan di cort (inti, red) KK Pariwisata, yakni Jurusan Perhotelan dan Jurusan Unit Layanan Wisata (ULW) sehingga akan terbagi pada lima ruang kelas, dengan standar 30 siswa per kelas. 

"Angkanya menunjukkan untuk KK Pariwisata ini luarbiasa lonjakannya. Untuk Jurusan Perhotelan siswa yang kita terima 163 orang dan Jurusan ULW 42 orang," ungkapnya. 

Dengan adanya lonjakan minat siswa pada KK Pariwisata itu. Dikatakan dia, secara otomatis membutuhkan fasilitas penunjang pembelajaran dan pelatihan yang representatif guna mendukung peningkatan kompetensi dan kualitas lulusan yang mempuni. 

Dari itu, dirinya sangat berharap akan ada tambahan ruang praktek siswa (RPS) untuk dua jurusan tersebut. "Tentu untuk KK Perhotelan ini kita butuh sekali tambahan fasilitas baru berupa RPS dan mini hotel, agar proses pembelajaran dan praktek siswa kita representatif dan mendukung kompetensi keahliannya," ulasnya. 

Sementara untuk fasilitas KK lainnya, terutama rumpun hijau dia nilai SMKN 1 Sakra memiliki penunjang yang cukup baik, sekalipun membutuhkan peningkatan. "Untuk KK rumpun hijau fasilitasnya cukup baik,  sekalipun tentu membutuhkan peningkatan. Tapi yang ada saat ini sedikit tidak pasti kita akan maksimalkan," tuturnya. 

Disinggung terkait minat masyarakat terhadap KK lain yang ada di SMKN 1 Sakra, dirinya menyebut minat masyarakat stabil. Bahkan alami peningkatan, kendati tidak alami lonjakan seperti KK Pariwisata. 



"Alhamdulillah stabil, Jurusan Agribisnis Ternak Unggas (ATU) kita terima 25 siswa, KK Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR) 9 siswa, Tata Kecantikan Kulit dan Rambut (TKKR) kita terima 21 siswa," bebernya. 

Begitu juga dengan Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) minat masyarakat stabil. "Untuk jurusan ATPH kita terima 33 siswa dan untuk Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) kita terima 17 siswa," sebutnya. 

"Begitu juga dengan Jurusan Alat Mesin Pertanian (AMP) tahun ini kita terima 28 siswa," imbuhnya. 

Dirinya pun berharap dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat pada SMKN 1 Sakra sejalan dengan peningkatan prestasi yang akan diraih. Dari itu dirinya berpesan kepada Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMKN 1 Sakra bisa untuk mengakselerasi kompetensi diri, agar kualitas lulusan sekolah menjadi lebih baik di massa akan datang. 

"Tentu kita berharap meningkatnya minat masyarakat pada SMKN 1 Sakra dapat kita imbangi dengan peningkatan kualitas dan prestasi. Agar nama besar SMKN 1 Sakra dipertahankan," tandasnya. (WN)